Jaket merupakan salah satu jenis pakaian yang dibutuhkan
hampir semua orang. Jaket juga bisa digunakan sebagai penghangat ketika
kita merasa kedinginan pada malam hari atau pagi hari. Dalam pembuatan
jaket, ada beberapa bahan khusus atau bahan dasar untuk membuat jaket
tersebut. Karena bahan pembuat jaket tidak sama dengan bahan kain untuk
membuat kemeja atau baju pada umumnya. Di bawah ini ada beberapa jenis
bahan pembuat jaket.
Beberapa variasi jenis kain atau bahan yang biasa digunakan untuk membuat jaket yaitu :
Bahan Parasut - Bahan parasut dipilih karena musim dingin saat dikenakan. Selain itu, tidak begitu berat ketika dipakai sebagai lapisan jaket tebal bulu dalam. Parasut bahan yang lebih mudah tersedia dan mudah diakses.
Bahan Katun Tebal - Katun sangat enak ketika dipakai karena bisa menyerap keringat. Khusus untuk jaket, bahan katun yang dikenakan adalah bahan yang tebal dari katun yang biasa digunakan untuk membuat kemeja akan tetapi didesain secara khusus dan tambahan sehingga bisa lebih hangat bila digunakan.
Bahan Corduroy - Corduroy (corduroi) mirip permukaan tekstur seperti
garis-garis kain. Warna variasi dari jenis kain corduroi memiliki lebih
banyak pilihan. Cukup dengan lapisan kain katun tebal, dapat dibuat
menjadi jaket. Terkadang, materi tidak memerlukan pelapis corduroi di
dalamnya karena corduroi memiliki berbagai ketebalan. Bahan untuk
membuat jaket jenis korduroi (corduroi) juga dapat digunakan sebagai
bahan untuk celana.
Bahan Wool - Wol juga bisa dibuat menjadi jaket. Wol terbuat dari benang pintal yang tebal dari kulit domba. Wol adalah bahan yang hangat bila dipakai sehingga pada umumnya tidak perlu menggunakan lapisan dalam. Lapisan dalam digunakan untuk memberi efek halus pada kulit badan kita, seperti bahan katun tipis, supaya yang memiliki kulit sensitif terhadap sentuhan benang wol tidak berpengaruh terhadap kulitnya dan kain yang dipakainya.
Bahan Wool - Wol juga bisa dibuat menjadi jaket. Wol terbuat dari benang pintal yang tebal dari kulit domba. Wol adalah bahan yang hangat bila dipakai sehingga pada umumnya tidak perlu menggunakan lapisan dalam. Lapisan dalam digunakan untuk memberi efek halus pada kulit badan kita, seperti bahan katun tipis, supaya yang memiliki kulit sensitif terhadap sentuhan benang wol tidak berpengaruh terhadap kulitnya dan kain yang dipakainya.
Bahan Jeans - Bahan ini tidak hanya menarik untuk membuat sepasang celana
atau baju. Biasanya celana jeans bahan yang digunakan untuk membuat
jaket. Tekstur yang cukup tebal dan berat dapat digunakan sebagai
alternatif pilihan untuk model bahan jaket dapat dibuat untuk model
dalam waktu sekarang untuk membuat orang bosan untuk memakainya.
Bahan Diadora, Adidas dan Lotto - Tiga jenis kain tersebut merupakan bahan yang sering
digunakan untuk bahan jaket sporty. Bahan lotto dan diadora merupakan
bahan pembuat jaket yang agak mengkilat dan diadora agak lebih tebal,
sementara adidas lebih tidak mengkilat.
Bahan Canvas - Bahan kanvas merupakan bahan jaket yang biasanya digunakan untuk membuat jaket-jaket kasual dan setengah resmi.
Bahan Tessa - Tessa jenis bahan mungkin masih agak asing di telinga kita.
Jika Anda mendengar kata “tessa” biasanya kita mengingat nama orang
tersebut. Tapi tessa nama di sini tidak akan menyebut nama orang tapi
tessa di sini adalah bahan yang digunakan untuk membuat jaket mantel
semi.











0 komentar:
Posting Komentar
Jangan lupa kasih komentar ya Friend :-)